Rabu, 24 Februari 2016
Sabtu, 20 Februari 2016
Dua Puluh Februari:
Disaat rasa memudar benci pun mulai menyelimuti, dan peduli digantikan tega. Haruskah aku melakukan itu hanya untuk menunjukan aku lebih mampu untuk menghancurkanmu dan tak peduli rasa sakit yang mungkin takkan pernah bisa kamu obati?
Langganan:
Postingan (Atom)