Menghirup oksigen yang sama
Tertawa dengan tata-cara serupa
Berlari,
Seperti dikejar rasa takut sendiri
Spontan,
Kau berlari sendiri tak lagi temani
Tak berbakat aku mengucapkan perpisahan
Tak biasa pula aku ditinggalkan
Bolehlah... kau tertawa
Tapi tak usah kesana
Apakah duka bisa disampaikan dalam bentuk kata-kata?
Sudahlah
Adakah wadah disana untuk menampung maknanya
Hingga tak perlu kau kesepian
Apa pula kesakitan
Selamat pulang,
Kematian tak dapat menghapus janji,
Yang sudah dulu punya eksistensi,
bernama,
kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar