Jumat, 08 Agustus 2014

Delapan Agustus: Untuk Seseorang yang Kutintai

Menulis frasa-frasa terbatas untuk jiwa yang tersenyum disana dalam lingkaran rindunya
Baris-baris kata menggantikan sosok ini dalam kedua mata
Sosok yang mungkin dulunya pernah kau rindukan meski terabaikan
Sosok yang mungkin dulunya pernah kaucinta dalam pengabaian
Sosok yang mungkin dulunya bertegursapa dalam kebisuan
Yang kini meninggalkanmu
Menghapus jejakmu dengan kedua tangannya yang menggantung setiap malam
Menantikan pesanmu ditengah-tengah dingin udara
Berlari-lari dalam fana yang membawanya seperti komidi putar
Terus berputar-putar namun sejatinya ia Tak pernah sejengkalpun berpindah dari sana
Dia merindukanmu dalam tinta yang ditorehkan di atas buku harian
Menulis dengan lancar ditemani petikan gitar
Menulis puisi yang berharap suatu saat kaumengerti
Meski ia tau kau tidak akan pernah membacanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar