Menjumpai kepergian,
Pada purnama ke delapan,
Tolong bantu aku menerjemahkan,
Segalanya mengenai kehilangan.
Lengan kita yang saling berpelukan.
Berganti punggung yang saling
berhadapan.
Dulu, kita terbiasa saling mengingatkan.
Kini, kita terpaksa saling melupakan.
Apakah ada yang lebih menyedihkan?
Kau pergi ke kiri dan aku belok ke kanan.
Walau kulepaskan kau dengan enggan.
Bayangmu tetap harus pergi pelan-pelan.
Selamat tinggal perpisahan,
Membingkaimu lagi adalah angan.
Mengingat senyummu adalah kenangan.
Namun mengiringmu kembali bukanlah harapan.
Kamis, 04 Juni 2015
Empat Juni: Kembali Berjalan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar