Tidak pernah berhasil orang memanjat tebing dengan kedua tangan di dalam saku.
Bendungku mual lagi, siap muntah Lirih parah, tanpa arah Tak ada katup, tiada ampun Emosi tuntun beruntun
Semua menggoda, rusak tiang jiwa Terkikis merah membara Kucoba merapal mantra Kuharap tenang jiwa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar